Swansea Taklukkan Arsenal 3-1

Pertandingan sepakbola yang melibatkan Arsenal dan Swansea City masih menjadi topik pembicaraan yang hangat. Dalam kejuaraan itu The Gunners harus pulang dengan rasa kecewa, setelah dikalahkan oleh tuan rumah dengan skor 1-3. Laga yang berlangsung sengit itu berlangsung di Liberty Stadium pada Hari Rabu (31/1/2018) dini hari WIB, sebagai lanjutan Premier League.

 

Swansea Mendominasi Dari Menit Awal

Pada menit awal pertandingan dimulai, Swansea memang sudah nampak menunjukkan taringnya. Tekanan-tekanan terlihat dari para pemainnya. Peluang pun didapatnya pada menit ke-8. Tapi, ternyata tak berjalan mulus, umpan yang diberikan oleh Nathan Dyer yang ada di sisi kanan, tiba-tiba dihalangi oleh Aaron Ramsey, sebelum diberikan ke Alfie Mawson di tiang jauh.

 

Kali ini Ki Sung- Yeung yang meluncurkan tembakannya dari luar kotak penalti. Tapi ternyata tendangannya ke samping gawang The Gunners. Serangan-serangan Swansea masih terus berlanjut dan membuat pertahanan Arsenal terancam. Beruntung ada Mohamed Elneny yang berhasil memotong umpan Van Der Hoorn.

 

Peluang apik pun mulai nampak dari Arsenal, di menit 30 melalui Alexandre Lacazette yang menerima bola saat berada di kotak penalti, dengan cepat segera mengoper bola ke Alex Iwobi. Iwobi pun langsung meluncurkan tembakan, namun belum berhasil mencetak angka, karena ditepis oleh Lukasz Fabianski.

 

Tekanan yang ditunjukkan Swansea, membuat The Gunners geram, karena di menit ke-33 Nacho Monreal menuntaskan umpan dari Mesut Oezil dengan sempurna, membuat timnya mengantongi 1 nilai. Ternyata keunggulan itu tidak berlangsung lama, karena semenit kemudian, Swansea melakukan balasan. Mesut Oezil yang ada di bawah tekanan Martin Olsson, malah memberikan bola ke Alfie Mawson. Dengan sigap Mawson mengoper ke Sam Clucas dan terjadilah gol di menit ke- 34.

 

Peluang bagus terus dicetuskan oleh Swansea. Selanjutnya ada Leroy Fer, tapi tidak berjalan mulus karena Fer tidak memaksimalkan kesempatan. Dari serangan balik, Fer terus menggiring bola, hingga sampai di kotak penalti. Namun, tendangan yang diluncurkan Fer terlalu lemah, sehingga bola diamankan dengan mulus oleh Petr Cech.

 

Arsenal Terpuruk 1-3 Lawan Swansea

Babak pertama usai dan dilanjutkan dengan babak kedua. Penyerangan-penyerahan mulai digelontorkan The Gunners untuk bisa memimpin, tapi ternyata pertahanan Swansea sangat rapat dan sulit untuk ditembus. Arsenal pun kewalahan untuk membuat tembakan-tembakan. Walaupun begitu, Oezil mencoba untuk memasukkan bola ke gawang, namun masih lemah dan segera ditangani oleh Fabianski.

 

Di menit ke- 60, akhirnya Henrikh Mkhitaryan diturunkan ke lapangan. Debutnya itu dilakukan untuk menggantikan Elneny. Berselang 1 menit, hal yang tidak diinginkan justru terjadi. Arsenal kebobolan, setelah Petr Cech melakukan kesalahan yang sangat fatal.

 

Hal itu terjadi ketika Shkodran Mustafi mengarahkan bola ke Cech di dalam kotak penalti, kemudian Cech menendang bola, namun tendangan dewa poker online itu tak sempurna dan mengarah ke Jordan Ayew yang berada di depannya. Tanpa bersusah payah, Ayew segera menjebloskan bola ke gawang Arsenal.

Arsenal yang tertinggal, terus saja berusaha untuk menerobos pertahanan Swansea, tapi tuan rumah dapat bertahan dengan sangat baik.

 

Menit ke- 86 menjadi saksi pembobolan gawang yang dilakukan Swansea. Kesalahan yang dilakukan Monreal dapat dimanfaatkan dengan apik oleh Ayew. Selanjutnya Ayew melakukan penetrasi dari sisi kanan, kemudian melaju ke kotak penalti, sampai dekat dengan gawang. Bola yang diluncurkan Ayew, segera disambar oleh Culcas dan berhasil menambah nilai ke 3 untuk Swansea.

 

Angka tersebut tentu saja membuat The Gunners semakin terpuruk dengan ketertinggalannya. Sehingga membuatnya harus rela ditaklukkan tuan rumah dengan skor 1-3.

 

Juventus Terus Coba Dekati Pemain Liverpool Emre Can

Direktur Jenderal Juventus Giuseppe Marotta mengatakan klub juara Serie A itu mencoba “semua yang mereka bisa” untuk menandatangani Emre Can dari Liverpool. Apalagi kontrak pemain berusia 24 tahun tersebut dengan Liverpool juga akan segera habis pada 30 Juni ini, berarti dia bebas menandatangani kontrak pra-kontrak dengan klub di luar Liga Primer. Inilah yang membuat klub seperti Juventus berusaha untuk mendapatkannya.

Juventus Berusaha Yakinkan Emre Can

Kendati Can dapat mengatur pembicaraan lebih lanjut dengan Liverpool bulan ini mengenai masa depannya, Juventus tetap berusaha untuk meyakinkannya bahwa Turin adalah tempat terbaik untuk sang pemain berkembang. “Emre Can adalah pemain yang kontraknya akan segera habis, jadi ini memungkinkan kami mendekati dia untuk negosiasi dan itu adalah kursus yang telah kami lakukan,” kata Marotta.

Dia melanjutkan; “Saya tidak bisa mengatakan apakah dia bisa menandatangani kontrak baru dengan Liverpool atau tidak, tapi saya dapat mengatakan bahwa kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan pemain tersebut.Tentunya, kami harus menghormati keinginan pemain Togel hongkong tersebut.”

Pemain internasional Jerman tersebut dikabarkan telah mencapai jalan buntu dengan Liverpool selama negosiasi sebelumnya, akibat keengganan The Reds untuk mematahkan preseden klub mereka dan memasukkan klausul buy-out ke dalam kesepakatan baru. Can sendiri sejak kepindahan ke Anfield dari Bayer Leverkusen senilai £ 9.75 juta pada tahun 2014 membuatnya tumbuh menjadi bintang di kancah internasional dan menjadi pemain reguler di set up Jerman.

“Agen saya menjaga segalanya tapi saya di sini sampai musim panas, saya belum menandatangani apapun (dengan Juventus) atau siapapun,” kata Can. Dia melanjutkan; “Saya berbicara dengan semua orang, tentu saja saya berbicara dengan Liverpool.Mengapa tidak?Saya masih memiliki kontrak di sini.Ini adalah klub yang menakjubkan.Apa yang bisa, saya katakan dan Agen saya melakukan sisanya.

Emre Can Atur Pembicaraan Kontrak Dengan Liverpool

Emre Can bisa saja mengadakan pembicaraan lebih lanjut dengan Liverpool bulan ini mengenai masa depannya. Adapun kontrak saat ini akan berakhir dalam enam bulan, sehingga dia bisa meninggalkan Merseyside kapan saja dia mau. Menariknya, berbagai spekulasi telah meningkat karena kemungkinan dia akan pindah dengan melakukan kontrak pra-kontrak dengan klub lain.

Pemain internasional asal Jerman tersebut dikabarkan tenagah mencapai jalan buntu dengan The Reds selama negosiasi sebelumnya. Juventus telah banyak dikaitkan dengan pemain berusia 24 tahun tersebut dan telah membuat ketertarikan mereka pada sang pemain. Hanya saja, Seperti yang baru-baru ini dilaporkan oleh media, Can mengungkapkan dia tidak memiliki kesepakatan yang ada dengan tim Italia menjelang beralih musim panas.

Sang agen pemain akan kembali duduk bersama Liverpool untuk mendiskusikan pilihan untuk melanjutkan diskusi dan kesepakatan apakah Can tinggal dengan tim Jurgen Klopp atau tidak. Walau demikian, Can tetap berusaha semaksimal mungkin untuk membela klub hingga akhir masa pengabdiannya.”Saya hanya berkonsentrasi pada penampilan dan sepak bola saya, saya akan memberikan segalanya untuk tim ini,” tambah Jerman itu.

Belum ada kabar selanjutnya apakah Can tetap tidak mencapai kesepakatan dengan Liverpool atau tidak dan apakah Can menerima tawaran Juventus atau tidak termasuk juga masih ada kemungkinan lain seperti klub lain yang tertarik dengan Emre Can. Kita akan segera tahu setelah perkembangan selanjutnya terjadi. Pastikan untuk tetap update informasi tentang Emre Can dan pemain serta klub lainnya di sini.

Perkasa, Manchester City Bekuk Watford FC 3-1

Manchester City membuktikan kalau mereka masih dalam jalur juara Premier League. Terbaru, City berhasil membekuk Watford FC dengan skor 3-1 di kandangnya sendiri, stadion Etihad dalam pertandingan yang tersaji Rabu (3/1) dini hari waktu Indonesia. Bahkan gol pertama tercipta sangat cepat ketika pertandingan Togel bali berjalan sekitar 30 detik lewat tendangan Raheem Sterling yang memanfaatkan umpan terobosan David Silva dan Leroy Sané.

 

Empat menit berselang, The Citizenskembali mendapat peluang emas tetapi tendangan John Stone masih melambung di atas gawang. City menambah pundi-pundi golnya saat pemain Watford, Christian Kabasele melakukan gol bunuh diri akibat gagal mengantisipasi umpan silang Kevin De Bruyne di menit ke-13. Skor 2-0 untuk City unggul hingga akhir babak pertama.

 

Sudah unggul, City mencoba bermain lebih santai di babak kedua. Hingga akhirnya di menit ke-63, City memperlebar kemenangan jadi 3-0 berkat gol Sergio Aguero. Tak ingin pulang dengan memalukan, Watford memperkecil ketertinggalan di menit ke-82 lewat gol Andre Gray. Dengan hasil ini, City semakin mantap di posisi puncak klasemen sementara Premiere League. Dari 22 pertandingan yang sudah dijalani, City mampu mengumpulkan 62 poin, 15 poin lebih unggul daripada rival abadinya, Manchester United di posisi kedua.

 

Rekor Kemenangan City Yang Sudah Pudar

 

Andai saja City bisa memenangkan pertandingan saat melawat ke Crystal Palace di stadion Selhurst Park hari Minggu (31/12) malam, tentu saja mereka akan memperpanjang rekor kemenangan berturut-turut selama 20 pertandingan. Namun apa daya, City justru secara mengejutkan bermain imbang tanpa gol melawan klub peringkat 14 klasemen sementara Premiere League itu.

 

Selain tumbangnya rekor 18 kali kemenangan, pertandingan melawan Palace itu bak mimpi buruk bagi City. Begitu frustasi karena gagal mencetak gol, dua pemain City bahkan terlibat pertengkaran. Mereka adalah Bruyne dan Sané yang saling mengomel karena kesalahpahaman. Bukan cuma itu saja, City juga harus merelakan Bruyne dan Gabriel Jesus mengalami cedera. Bahkan Jesus harus absen sekitar 4-8 pekan ke depan karena peristiwa ini.

 

Pep Guardiola Berburu Alexis Sanchez

 

Meskipun masih berkuasa di Premier League, City sepertinya tak berhenti dalam memburu pemain. Kabar santer berhembus jika pelatih Pep Guardiola begitu berhasrat untuk mendapatkan Alexis Sanchez. Kabar ini seolah makin kuat karena sampai saat ini Sanchez belum memperpanjang kontraknya di Arsenal. Hanya saja keinginan Guardiola itu bukanlah sesuatu yang harus terjadi secepatnya.

 

Daily Mail melaporkan jika Guardiola berharap kalau Sanchez masih tetap bertahan di Arsenal hingga akhir musim. Sekedar informasi, Guardiola dan Sanchez memang sempat bersama-sama kala dirinya menjadi pelatih Barcelona. Bahkan pada musim panas 2017, rumor jika Sanchez merapat ke stadion Etihad sempat menguat meskipun akhirnya informasi menyebutkan jika pesepakbola kelahiran Chile, 29 tahun itu baru akan bergabung ke City pada Januari 2018.

 

“Saya tidak tahu. Dia pemain Arsenal dan saya pikir dia akan bertahan di sana hingga akhir musim. City akan mengadakan pertemuan internal dan kita lihat apa yang terbaik untuk dilakukan bulan ini. Tapi Sanchez adalah pemain Arsenal,” ungkap Guardiola. Pernyataan ini seolah menyiratkan sinyal jika Guardiola berharap City mengeluarkan biaya seminimal mungkin untuk merekrut Sanchez. Arsenal kini memang masih ada di posisi kelima klasemen sementara liga Inggris. Hingga 21 pertandingan, Arsenal sudah mengumpulkan 38 poin, selisih dua poin dari Tottenham Hostpur di posisi kelima.